Pencitraan yang kau Lihat

adakah kejujuran yang tampak wahai diri yang lemah lagi tempat salah.

kecenderungan hati tuk menampakkan sesuatu yang hakiki.

pencitraan dewasa ini membuat hal yang harus dilakukan. pencintraan baik terhadap suatu kumpulan atau secara personal, menjadi hal yang patut diutamakan.  hal ini lumrah dan tidak salah.

jaim bahasa gaulnya, bagi anak muda. harusnya begitu dalam menampakkan sesuatu, supaya orang lain tidak menjauh dari kita. tapi menurutku ada yang salah disini. masih ingatkah dengan surat as saff 1-3..?? bagaikan alarm dalam hati kecil ini.mengajak tapi sebelumnya haruslah terajak.

pencintraan, baiknya dilakukan dengan alami, wajar dan baik, bukan dengan suatu ke jaim-an yang tampak ketika adanya dan hilang ketika tidak adanya. pencintraan baiknya adalah terpancar dari dalam diri sendiri, bukan sesutau yang mengada-ada, bukan sesuatu yang dibuat-buat. itulah hakekatnya pencintraan secara baik.

wahai diri, tak cukup hanya dengan ucapan

tak cukup hanya dalam seruan

hal itu amatlah baik jika berasal dari diri yang baik.

wahai diri, upayakan selalu belajar untuk mengisi diri

bukan hanya sekedar tuk mengisi orang lain

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: